Bimtek Pemanfaatan Jejaring TIK untuk Pendidikan Kota Batu

Peserta Bimtek TIK kota Batu 2017

Kota batu adalah kota pertama yang dikunjungi tim Bimtek Pemanfaatan Jejaring TIK untuk Pendidikan yang diselenggarakan oleh BPMTPK Kemdikbud tahun 2017. Peserta adalah 20 guru SMP Non TIK di Kota Batu. Acara diselenggarakan mulai tanggal 28 Februari hingga 3 Maret 2017 bertempat di Gedung Balai kota Among Tani kota Batu. Satu orang instruktur dari BPMTPK Kemdikbud, Bambang Kelik Budiharso mengampu bimtek yang berlangsung selama 4 hari ini. Materi yang disajikan dalam Bimtek antara lain pengelolaan data daring, blog dan proteksi web. Untuk materi pengelolaan data secara daring peserta akan diajarkan pengenalan dan teknik instalasi browser Chrome, pengelolaan Gmail, Google Drive, Google Docs, Google Form, Google Soreadsheet dan Google Sites. Peserta juga diajarkan membuat dan mengelola blog menggunakan WordPress dan Blogspot. Untuk melengkapi materi Bimtek, peserta juga diajarkan teknik proteksi web menggunakan K9 Webprotection dan DNS Nawala. Sesi kolaborasi data adalah salah satu sesi yang menyenangkan bagi para peserta. Pada sesi ini peserta bisa mengedit file google doc bersama-sama secara realtime. Sesi yang paling menarik dari workshop ini adalah sesi internet sehat yang diisi dengan proteksi web menggunakan K9 Web Protecrtion dan DNS Nawala. Sebelum peserta mencoba memproteksi PC mereka dengan aplikasi yang ada, instruktur meminta peserta untuk mencoba mencarai kata kunci yang mengandung pornografi dan membuka situs yangmengandung kata kunci tersebut. Dan kehebohan terjadi, sebagian peserta terutama ibu-ibu secara spontan berteriak dan menutupi layar notebook mereka. Setelah belajar teknik proteksi web, peserta merasa lega karena situs yang tadi bisa diakses, sudah tidak bisa diakses lagi. Salah kendala yang dihadapi diantaranya adalah terbatasnya koneksi internet di lokasi penyelenggaraan. Namun hal itu bisa diatasi dengan menggunakan mifi andromax M3Z. Kendala yang lain adalah spesifikasi notebook yang dibawa oleh peserta. Beberapa diantaranya memiliki sistem operasi yang tidak terupdate, sehingga sedikit mengurangi kelancaran proses pembelajara. Namun semua kendala bisa tertutupi dengan semangat para peserta yang luar biasa. Peserta dengan rentang usia yang beragam dari yang muda sampai yang agak berumur ini nembuat proses belajar tetap menyenangkan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s